Kombinasi prokain penisilin G dan neomisin sulfat bekerja secara aditif dan dalam beberapa kasus sinergis. Prokain penisilin G adalah penisilin spektrum sempit dengan aksi bakterisida terutama terhadap bakteri Gram-positif seperti Clostridium, Corynebacterium, Erysipelothrix, Listeria, Staphylococcus penisilinase-negatif, dan Streptococcus spp. Neomisin adalah antibiotik aminoglikosida spektrum luas dengan aktivitas khusus terhadap anggota tertentu dari Enterobacteriaceae, misalnya Escherichia coli.
Untuk pengobatan infeksi sistemik pada sapi, anak sapi, domba, dan kambing yang disebabkan oleh atau terkait dengan organisme yang sensitif terhadap penisilin dan/atau neomisin, termasuk:
Arcanobacterium pyogenes
Erysipelothrix rhusiopathiae
Listeria spp
Mannheimia haemolytica
Staphylococcus spp (tidak menghasilkan penisilinase)
Streptococcus spp
Enterobacteriaceae
Escherichia coli
dan untuk pengendalian infeksi bakteri sekunder dengan organisme sensitif pada penyakit yang terutama terkait dengan infeksi virus.
Untuk pemberian intramuskular:
Sapi: 1 ml per 20 kg berat badan selama 3 hari.
Anak sapi, kambing, dan domba: 1 ml per 10 kg berat badan selama 3 hari.
Kocok dengan baik sebelum digunakan dan jangan berikan lebih dari 6 ml pada sapi dan lebih dari 3 ml pada anak sapi, kambing, dan domba per tempat suntikan. Suntikan berikutnya harus diberikan di tempat yang berbeda.
Hipersensitivitas terhadap penisilin, prokain dan/atau aminoglikosida.
Pemberian pada hewan dengan gangguan fungsi ginjal yang serius.
Pemberian bersamaan dengan tetrasiklin, kloramfenikol, makrolida, dan lincosamida.
Simpan di bawah 25ºC, di tempat yang sejuk dan kering, serta lindungi dari cahaya.