Neomisin adalah antibiotik aminoglikosida spektrum luas yang memiliki aktivitas khusus terhadap anggota tertentu dari Enterobacteriaceae, misalnya Escherichia coli. Cara kerjanya adalah pada tingkat ribosom. Ketika diberikan secara oral, hanya sebagian kecil (<5%) yang diserap secara sistemik, sisanya tetap sebagai senyawa aktif di saluran pencernaan hewan. Neomisin tidak dinonaktifkan oleh enzim atau makanan. Sifat farmakologis ini menjadikan neomisin sebagai antibiotik yang efektif dalam pencegahan dan pengobatan infeksi enterik yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif terhadap neomisin.
Neomix-700 WS diindikasikan untuk pencegahan dan pengobatan enteritis bakteri pada anak sapi, domba, kambing, babi, dan unggas yang disebabkan oleh bakteri yang rentan terhadap neomisin, seperti E. coli, Salmonella, dan Campylobacter spp.
Hipersensitivitas terhadap neomisin.
Pemberian pada hewan dengan fungsi ginjal yang sangat terganggu.
Pemberian kepada hewan dengan pencernaan mikroba aktif.
Pemberian selama masa kehamilan.
Administrasi terhadap unggas penghasil telur untuk konsumsi manusia.
Efek toksik khas neomisin (nefrotoksisitas, tuli, blokade neuromuskular) umumnya tidak terjadi ketika diberikan secara oral. Tidak ada efek samping tambahan yang diharapkan jika regimen dosis yang diresepkan diikuti dengan benar.
Untuk pemberian secara oral.
Anak sapi, kambing, dan domba: 10 mg neomisin sulfat per kg berat badan (setara dengan 14 mg/kg Neomix-700 WS) selama 3-5 hari.
Unggas dan babi: 300 g per 2000 liter air minum selama 3-5 hari.
Catatan: hanya untuk anak sapi, anak domba, dan anak kambing pra-ruminan.
- Untuk daging:
Anak sapi, kambing, domba, dan babi: 21 hari.
Unggas